• Senin, 29 November 2021

Modus Pencurian Data Pribadi, Kemkominfo Ingatkan Bahaya Tren Baru di IG Add Yours, Ini Cara Menghindarinya

- Rabu, 24 November 2021 | 11:53 WIB
Pencurian data pribadi melalui fitur Add Yours (Foto:PortalRepublik/Instagram@kemenkominfo)
Pencurian data pribadi melalui fitur Add Yours (Foto:PortalRepublik/Instagram@kemenkominfo)

PORTALREPUBLIK- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengingatkan tentang modus potensi pencurian data pribadi melalui fitur update story di Instagram.

Beberapa hari ini Fitur 'Add Yours' di Instagram lagi ramai dibicarakan karena beberapa data pengguna dipakai untuk penipuan. Fitur ini ternyata memberikan data pribadi di Instagram Story.

Kemkominfo mengingatkan, informasi-informasi tersebut jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi.

Baca Juga: Instagram Mengumumkan Sedang Melakukan Uji Coba Video Singkat Gabungan Konten Menjadi Reels

Melalui tren inilah yang kemudian bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Informasi yang diminta dan kita bagikan jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi. Data pribadi yang kita sebarkan ke dunia maya berpeluang untuk disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab," unggah Kominfo melalui Instagram resmi @kemenkominfo.

"Tahukah Sob, informasi yang diminta dan kita bagikan jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi. Data pribadi yang kita sebarkan ke dunia maya berpeluang untuk disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab." Lanjutnya

Mereka akan meminta data pribadi korban.Bisa juga dengan mengirimkan link tautan melalui aplikasi pesan atau email yang mengarahkan korban ke website phising atau aplikasi untuk penyalahgunaan data pribadi.

Baca Juga: Instagram Mengumumkan Sedang Melakukan Uji Coba Video Singkat Gabungan Konten Menjadi Reels

Menurut Kemkominfo, ada beberapa modus kejahatan pencurian data pribadi yang biasa dilakukan.

Challange Instagram di fitur Add Yours bisa menjadi salah satu modus yang dilakukan, yakni dengan teknik manipulasi psikologi.

Dengan hal tersebut, seseorang dibuat agar mau melakukan sesuatu atau menyerahkan informasi tertentu secara sukarela.

Modus lain yakni dengan menelepon dan mengaku sebagai customer service/staf dari instansi bidang keuangan ataupun yang mengatasnamakan perusahaan.  

Selain itu meminta data pribadi. Modus lain yakni melalui SIM Swap Fraud atau menukarkan SIM Card pelaku dengan nomor target.

Baca Juga: Tips Jitu Memilih Smartphone yang Sesuai Dengan Kebutuhan & Speksifikasi yang Kamu Cari

Dan mengirim link tautan melalui aplikasi pesan atau email yang mengarahkan ke website phising ataupun aplikasi untuk penyalahgunaan pribadi

Lantas begini cara untuk menghindarinya modus pencurian data ini.

1. Jangan mudah tergiur dengan hal-hal yang sedang tren. Pikirkan baik-baik sebelum mengikuti tren karena bisa saja data pribadi yang dibagikan disalahgunakan.

2. Jangan sebar atau memberikan data pribadi kepada siapapun yang mengaku dari pihak tertentu.

3. Bila ditelepon oleh seseorang yang mencurigakan, segera tutup dan blokir nomor tersebut.

Baca Juga: Kemenkes RI Sediakan Layanan Chatbot WhatApp PeduliLindungi Untuk Mempermudah Dalam Mengurus Sertifikat Vaksin

Sekian informasi dari kemkominfo yang mengingatkan bahaya tren terbaru di Instagram ‘ Add Yours’ dan jangan lupa ikutin cara untuk menghindarinya.***

Editor: Sarno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi, Facebook Berganti Nama Menjadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 | 12:36 WIB
X