• Senin, 29 November 2021

Contoh Kebiasaan Indonesia yang Dianggap Berbeda di Negara Lain

- Rabu, 24 November 2021 | 13:51 WIB
Ilustrasi lambang negara (Foto:PortalRepublik/Instagram@explore.merahputih)
Ilustrasi lambang negara (Foto:PortalRepublik/Instagram@explore.merahputih)

PORTAL REPUBLIK - Selama di Indonesia, para wisatawan mancanegara mendapatkan banyak pengalaman unik.

Mulai dari kulinernya, wisata, hingga tak sengaja menangkap kebiasaan orang Indonesia yang unik.

Ada kebiasaan orang Indonesia yang bikin para wisatawan mancanegara alias orang asing bingung.

Baca Juga: Sekilas Potret Jembatan Kota Intan, Tempat Bersejarah dan Benda Cagar Budaya Indonesia

Berikut ini contoh kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang Indonesia namun tidak diperbolehkan di negara lain karena dianggap tak sopan, antara lain :

1. Senyum kepada orang yang tidak dikenal

Selalu bersikap ramah dan tersenyum kepada siapa saja adalah budaya masyarakat Indonesia yang sudah sangat mengakar dan terus diwariskan hingga kini.

Namun lain halnya di negara Russia, masyarakat setempat tidak pernah tersenyum kepada orang lain yang belum dikenalnya.

Pasalnya, mereka menganggap senyum kepada orang asing sebagai hal yang tidak sopan karena dengan tersenyum pada orang asing berarti kamu tertarik dengan orang tersebut.

Makanya, kebanyakan orang Rusia sulit untuk terbuka pada orang baru.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Ternyata Kuliner Khas Nusantara ini Merupakan Hasil dari Akulturasi Budaya

2. Menghabiskan hidangan pemberian tuan rumah saat bertamu

Kalau di Indonesia, menghabiskan hidangan makanan yang diberikan tuan rumah adalah hal yang wajib untuk menghormati pemberiannya.

Pemilik rumah pun akan senang jika hidangannya habis dilahap oleh tamu. Namun, Tiongkok memiliki kebiasaan yang berbeda.

Budaya Tiongkok mengajarkan untuk tidak menghabiskan makanan saat sedang bertamu.

Hal ini karena menghabiskan hidangan dari tuan rumah dianggap hal yang tidak sopan dan menandakan bahwa hidangan yang disajikan tidak cukup.

Jadi, kamu harus menyisakan sedikit hidangan yang diberikan oleh tuan rumah.

Baca Juga: Sempat Tak Lolos Kualifikasi, Kini Tempe Mendoan Telah Diresmikan sebagai Warisan Budaya Takbenda

3. Duduk di kursi belakang saat naik taksi

Saat ingin menaiki kendaraan, khususnya taksi, biasanya kita bebas memilih tempat duduk yang kita mau.

Namun, berbeda ceritanya di negara Irlandia, Australia, New Zealand, dan Skotlandia.

Di negera-negara tersebut, orang-orang tidak akan duduk di kursi belakang melainkan lebih memilih duduk di samping kursi supir.

Hal ini agar tidak ada kesenjangan antara penumpang dan supir taksi. Pastikan kamu mengingat hal in baik-baik.

4. Memasukkan tangan ke dalam saku celana

Saat berjalan santai, sadar atau tidak, biasanya kita sering memasukkan tangan ke saku celana karena merasa dingin atau alasan lainnya.

Namun, kamu jangan sesekali melakukan hal ini saat sedang berbicara dengan orang di Jerman.

Menurut mereka, memasukan tangan ke dalam saku celana adalah hal yang tak patut dilakukan saat sedang mengobrol.

Hal ini dianggap sebagai gesture tidak menghargai lawan bicara.

Padahal, kebiasaan ini sudah sangat lumrah di Indonesia, ya.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Wanita di Jepang Jarang Gemuk, Nomor 5 Menjadi Kebalikan di Indonesia

5. Membunyikan klakson

Saat berkendara, kita pasti sering mendengar bunyi klakson dimana-mana terutama di jalanan yang macet.

Di kondisi inilah yang biasanya membuat kita membunyikan klakson agar kendaraan di depan kita cepat bergerak maju.

Namun, jika kamu sedang berkendara di Norwegia, jangan pernah membunyikan klakson di kondisi tersebut.

Kebiasaan tersebut hanya dilakukaan untuk keadaan darurat. Bukan seperti keadaan lumrah yang biasa dilakukan di Indonesia.

Nah, itulah beberapa kebiasaan wajar masyarakat Indonesia yang justru dianggap aneh dan tidak diperbolehkan di negara lain.

Setiap negara memang memiliki budaya masing-masing yang membentuk pemahaman masyarakatnya, maka dari itu kita harus tetap menghormatinya. ***

Editor: Sarno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Moh Limo Ajaran Walisongo Sunan Ampel

Jumat, 26 November 2021 | 18:49 WIB
X