• Jumat, 21 Januari 2022

Rezfio Rahadian Yasmin Pengusaha Muda Nasionalis Kreatif dan Memberdayakan Disabilitas

- Senin, 1 November 2021 | 19:30 WIB
Rezifio Rahadian Yasmin( Foto: Portal Republik/Pengusaha Muda)
Rezifio Rahadian Yasmin( Foto: Portal Republik/Pengusaha Muda)

PORTAL REPUBLIK - Rezfio Rahadian Yasmin atau yang akrab di sapa Fio, Adalah pengusaha muda nasionalis kreatif dan memberdayakan disabilitas, mengenal sosok pemuda kreatif kelahiran jakarta, memperoleh kesuksesan pada usia muda. 

Menjadi seorang pengusaha yang sukses pada usia kepala tiga tentu tidak dialami oleh banyak orang.

Anak dari seorang guru ini, sejak kecil dididik untuk disiplin, dan pantang menyerah pada keadaan. Anak ke 2 dari 2 bersaudara ini juga di lahirkan dari keluarga yang sederhana. Dalam Keluarga Fio dikenal keluarga pekerja keras dan disiplin.

Baca Juga: Jadi Ganda Putra Favorit Kekinian, Begini Profil Fajar Alvian dan Muhammad Rian Ardianto

Kesuksesan pria yang sekarang tinggal di purwokerto ini, satu ini bermula dari rasa kepedulian dan jiwa sosialnya yang tinggi. Saat ditemui Portal Republik,  Alumane lulusan Teknik Informatika STMIK AMIKOM Purwokerto ini memberdayakan Diabilitas Purwokerto di bawah naungan, Gerakan Disabilitas (Gendis),  dan Persatuan Tuna netra Indonesia(Pertuni) yang juga di Ketuai oleh Wibowo.

Dengan mengandalkan kemampuan bisnisnya dan bersama Pertuni Kab. Banyumas dia membantu disabilitas penderita tuna netra dengan berbagai keterampilan seperti Pijat, Jahit sampai bermusik dan bernyanyi.

Ketekunan yang dimiliki Fio berkat Gendis, dan pertuni membuat mereka berhasil meraup omzet harian bersih tiga ratus ribu hingga jutaan rupiah. tidak hanya itu, Fio juga berhasil meraih penghargaan sebagai Pengusaha Rintisan Dinas Sosial dan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).

Baca Juga: Profil dan Sepak Terjang Zainudin Amali, Menpora yang Tak Mengerti Bulu Tangkis

Baca Juga: Perjuangan Melawan Kanker, Mia: Jangan Anggap Kanker Akhir dari Kehidupan

Awalnya, Fio mengalami kesulitan mengubah cara berpikir para disabilitas ini. Umumnya mereka hanya mengandalkan dari pemberian orang lain. Mengubah pola pikir itulah yang jadi fokus Fio buat Gendis dan Pertuni.

Halaman:

Editor: Sarno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X