• Jumat, 21 Januari 2022

Revitalisasi Perjuangan HMI dalam Menjawab Tantangan ERA DISRUPSI

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 11:11 WIB
(Foto: PortalRepublik/Dok. Bayu
(Foto: PortalRepublik/Dok. Bayu

Oleh: BAYU BAMBANG N.F*

Refleksi Dinamika Perjuangan HMI 

Ketika berbicara dinamika sejarah perjuangan Himpunan, maka kita tidak bisa meninggalkan semangat dasar perjuangan HMI dahulu, di Usia HMI yang sudah tidak lagi belia, secara dinamika organisasi saya kira telah sukses memberikan sumbangsih perjuangan untuk umat dan bangsa, baik dalam menjunjung komitmen ke-Islaman ataupun ke-Indonesiaan, namun disamping itu perlu kiranya kita sejenak refleksikan rumah kita tercinta ini, agar dapat menjaga khittah perjuangan HMI yang sesuai dengan Tujuan HMI ini tertuang dalam Anggaran Dasar HMI Pasal 4 tentang tujuan organisasi.

Ditengah pergolakan politik yang kencang ditambah tantangan digital yang makin tinggi, yang juga membatasi pertemuan setiap individu/kelompok, tidak dipungkiri bahwa ini berdampak pada kaderisasi himpunan, tidak harus menutup mata dan menutup telinga bahwa HMI pada saat ini sedang mengalami degradasi perkaderan yang cukup hebat.

Baca Juga: Profil dr. Gunawan RSPAD, Dokter Dermawan yang Sembuhkan Deddy Corbuzier dari Badai Sitokin

Mundurnya tradisi pemikiran HMI memang harus diakui bersama dan sebagai autokritik untuk merevitalisasi semangat juang organisasi himpunan mahasiswa islam ini, dengan tantangan yang terus kian bertambah, HMI harus menjadi organisasi yang adaptif dalam menjawab persoalan-persoalan kebangsaan dan keumatan kita, sehingga tidak lahir sebuah anggapan semakin tua semakin menjadi bertambah rapuh dan kropos namun harus menjadi semakin mapan, berpengalaman dalam menjawab tantangan zaman serta pandai memetakan peradaban.

Sebagai contoh kemunduran proses kaderisasi yang terjadi salah satunya tidak selesainya permasalahan internal himpunan, khususnya di level nasional baik disebabkan karena dampak gejolak politik yang terjadi membuat kawan-kawan yang masih peduli akan perkaderan HMI resah dan ingin secepatnya mengembalikan ruh HMI sesaui khittahnya, karena saya yakin dalam kacamata kaderisasi permasalahan yang kini terjadi dalam tubuh HMI akan menjadi Butterfly Effect dalam Chaos Theory.

Dikemukakan bahwa effek kupu-kupu adalah ketergantungan yang sensitif pada kondisi awal di mana perubahan kecil dalam suatu keadaan sistem non linier deterministik dapat menghasilkan perbedaan besar dalam keadaan selanjutnya, jika meminjam istilah dari Edward Norton Lorenz tentang Butterfly Effect bahwa perubahan yang sangat kecil dalam kondisi awal telah menciptakan hasil yang sangat berbeda, sama halnya dengan kesalahan yang dilakukan kecil dan sangat mendasar namun akan mengakibatkan bencana yang besar dikemudian hari.

Baca Juga: KRL Commuterline Masih Memberlakukan Dokumen Syarat Perjalanan

Bayangkan jika permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini dalam tubuh himpunan terkategorikan besar, maka akibat yang akan terjadi pun akan sangat besar pula, jangan sampai ketamakan dan ego sebagian pihak mengorbankan mata air kaderisasi, bukan lagi terdegradasi tetapi mungkin musnah, Kita sebagai kader yang telah jelas kita mengetahui bahwa kader adalah tulang punggung organisasi, pelopor, penggerak, pelaksana, serta penyelamat cita-cita HMI masa kini dan yang akan datang, yang memiliki semangat ke-Islaman dan ke-Indonesiaan secara moril punya tanggung jawab besar yang diemban, yang telah diamanahkan oleh the founding father HMI, dan amanah yang berikan tersebut merupakan harga mati yang tidak bisa di negosiasi, perkaderan HMI tetap menjadi jalan HMI tetap berdiri dan memberikan sifat suci dalam tubuh HMI itu sendiri.

Halaman:

Editor: Gahara Kumala

Tags

Terkini

Seni Musik, Ide, dan Renungan

Jumat, 29 Oktober 2021 | 13:47 WIB

Warganegara Unggul

Selasa, 14 September 2021 | 07:35 WIB

Kidung Kitab Kesentosaan

Senin, 13 September 2021 | 07:59 WIB

Agensi Neoliberalisme

Kamis, 9 September 2021 | 07:44 WIB

Krisis Negara Swasta

Rabu, 8 September 2021 | 14:55 WIB

Namanya Neoliberalisme

Senin, 6 September 2021 | 14:44 WIB

Indeks Kebahagiaan

Jumat, 3 September 2021 | 10:35 WIB

Mendaulatkan IDE

Rabu, 1 September 2021 | 09:01 WIB

Absennya Borjuasi Nasional

Senin, 30 Agustus 2021 | 14:04 WIB

Kepentingan Nasional

Jumat, 27 Agustus 2021 | 09:43 WIB

Daulat Kesehatan

Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:25 WIB

Argumen Desa Berdaulat

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:21 WIB

HARGA SEBUAH BANGSA

Jumat, 20 Agustus 2021 | 09:53 WIB

KEDAULATAN SOSIAL

Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:32 WIB

DELUSI EKONOMETRIKA

Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:20 WIB

KEMERDEKAAN kita Merdeka yang Bagaimana?

Senin, 16 Agustus 2021 | 20:33 WIB
X