• Sabtu, 2 Juli 2022

PPKM di DKI Jakarta Berpotesi Berubah ke Level 3, Begini Penjelasannya

- Selasa, 25 Januari 2022 | 08:12 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto:PortalRepublik/Instagram@luhut.pandjaitan)
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto:PortalRepublik/Instagram@luhut.pandjaitan)

PORTAL REPUBLIK - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menginformasikan tentang kondisi pandemi di DKI Jakarta.

Menurut Luhut kondisi pandemi bisa berpotensi menyebabkan perubahan level asesmen dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Teater perang pandemi yang terjadi di DKI Jakarta menyebabkan asesmen situasi provinsi tersebut masuk ke dalam level 3,” ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual usai rapat evaluasi PPKM, Senin 24 Januari 2022.

“Namun dalam melakukan asesmen level PPKM, pemerintah secara konsisten memperlakukan DKI sebagai satu kesatuan wilayah aglomerasi Jabodetabek," lanjutnya

Secara aglomerasi, Jabodetabek saat ini masih pada Level 2, Luhut mengungkapkan, dari sisi level PPKM, terjadi peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk ke Level 1.

Dia menambahkan, rincian terkait level PPKM dapat dilihat pada Instruksi Mendagri (Inmendagri) yang akan terbit hari ini.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali selama sepekan, yakni 18-24 Januari 2022 atau selesai pada hari ini.

Perpanjangan ini ditegaskan dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 03 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dari sisi level PPKM, terjadi peningkatan jumlah kabupaten dan kota yang masuk ke level 1. Sementara itu, berdasarkan data dari Google Mobility pada pekan ini, mulai terdapat tren penurunan mobilitas di Jawa dan Bali.

Halaman:

Editor: Ilham N. Karim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anak nakal atau kreatif ?, Yuk kita cari tau...

Rabu, 22 Juni 2022 | 21:00 WIB
X