• Jumat, 21 Januari 2022

Harga Tes PCR Turun, Luhut Antisipasi Lonjakan Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Libur Panjang

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:03 WIB
Luhut Panjaitan (Foto: PortalRepublik/Biografiku)
Luhut Panjaitan (Foto: PortalRepublik/Biografiku)

PORTAL REPUBLIK - Pemerintah menetapkan harga tes PCR untuk pelaku perjalanan dengan pesawat sebesar Rp 300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam. Langkah itu diambil sebagai respons atas masukan dari masyarakat. Nilai tersebut turun dari Rp 450 ribu dan berlaku 2x24 jam.

"Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara daring, Senin, 25 Oktober 2021.

Dia menambahkan, kebijakan wajib tes PCR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Kendati kasus harian di Indonesia saat ini tergolong rendah, langkah preventif diperlukan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

 

Baca Juga: Mantap! DPR Tolak Keras Kewajiban Tes PCR untuk Penumpang Pesawat Domestik

Baca Juga: Siap-siap, Siswa dan Guru di Jakut akan di Tes Usap PCR

 

Hal itu juga bertepatan dengan adanya momen libur panjang di akhir tahun. Belajar dari pengalaman di 2020, kata Luhut, pemerintah tak menginginkan adanya lonjakan kasus usai libur panjang. Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru.

Terlebih berdasarkan survei Balitbang Kemenhub, wilayah Jawa-Bali diperkirakan akan ada volume perjalanan sekitar 19,9 juta. Sementara itu, Jabodetabek 4,45 juta.

Halaman:

Editor: Ilham N. Karim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X